Bimtek & Training
Info Training Need Analysis 2026-2027
Info Training Need Analysis 2026-2027
Deskripsi
Training Need Analysis (TNA) 2026–2027 merupakan proses strategis untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan kompetensi sumber daya manusia yang selaras dengan target organisasi, transformasi digital, serta tantangan bisnis di masa mendatang. Kegiatan ini bertujuan memetakan kesenjangan antara kompetensi yang dimiliki saat ini dengan kompetensi yang dibutuhkan guna mencapai kinerja optimal pada tingkat individu, unit kerja, maupun organisasi. TNA menjadi dasar dalam penyusunan program pelatihan yang tepat sasaran, terukur, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas serta kualitas layanan.
Pelaksanaan TNA 2026–2027 dilakukan melalui pengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber, seperti survei, wawancara, evaluasi kinerja, observasi pekerjaan, serta masukan dari pimpinan dan pemangku kepentingan terkait. Hasil analisis akan digunakan untuk menentukan prioritas pelatihan, metode pembelajaran yang efektif, serta kebutuhan pengembangan kompetensi teknis, manajerial, dan perilaku kerja. Selain itu, TNA juga membantu memastikan bahwa investasi pelatihan memberikan nilai tambah bagi organisasi dan mendukung pencapaian tujuan strategis jangka menengah maupun jangka panjang. Dengan pendekatan yang sistematis dan berbasis data, TNA 2026–2027 diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia yang adaptif, kompeten, inovatif, dan siap menghadapi perubahan lingkungan kerja yang semakin dinamis.
Daftar Isi
ToggleTujuan Training Need Analysis (TNA) 2026–2027
- Mengidentifikasi kebutuhan kompetensi pegawai sesuai dengan tuntutan pekerjaan, perkembangan teknologi, dan arah strategis organisasi.
- Memetakan kesenjangan kompetensi (competency gap) antara kemampuan yang dimiliki saat ini dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk mencapai kinerja optimal.
- Menentukan prioritas program pelatihan dan pengembangan yang relevan, efektif, dan tepat sasaran berdasarkan kebutuhan nyata organisasi.
- Mendukung peningkatan kinerja individu dan unit kerja melalui pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang diperlukan.
- Mengoptimalkan alokasi anggaran pelatihan agar investasi pengembangan SDM memberikan manfaat dan dampak yang maksimal bagi organisasi.
- Menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif dan kompetitif dalam menghadapi perubahan lingkungan kerja, transformasi digital, serta tantangan bisnis di masa depan.
- Menyusun rencana pengembangan kompetensi periode 2026–2027 sebagai dasar pelaksanaan program pelatihan, pembelajaran, dan pengembangan karier secara terstruktur.
- Mendukung pencapaian visi, misi, dan target strategis organisasi melalui pengembangan kapasitas SDM yang berkelanjutan.
Materi Training Need Analysis (TNA) 2026–2027
- Pengantar Training Need Analysis (TNA)
- Konsep dan tujuan TNA
- Manfaat TNA bagi organisasi
- Peran TNA dalam pengembangan SDM
- Analisis Kebutuhan Pelatihan
- Analisis kebutuhan organisasi
- Analisis kebutuhan jabatan
- Analisis kebutuhan individu
- Pemetaan Kompetensi
- Identifikasi kompetensi inti, manajerial, dan teknis
- Penyusunan standar kompetensi
- Analisis kesenjangan kompetensi (gap analysis)
- Metode Pengumpulan Data TNA
- Survei dan kuesioner
- Wawancara
- Focus Group Discussion (FGD)
- Observasi dan analisis dokumen kinerja
- Analisis dan Interpretasi Data
- Pengolahan hasil survei dan wawancara
- Penentuan prioritas kebutuhan pelatihan
- Penyusunan rekomendasi pengembangan kompetensi
- Perencanaan Program Pelatihan
- Penyusunan matriks kebutuhan pelatihan
- Penentuan metode pembelajaran
- Penyusunan rencana pelatihan tahunan dan jangka menengah
- Evaluasi dan Pengukuran Efektivitas Pelatihan
- Indikator keberhasilan pelatihan
- Evaluasi hasil pembelajaran
- Monitoring dan tindak lanjut pengembangan kompetensi
- Penyusunan Laporan TNA 2026–2027
- Format dan sistematika laporan
- Penyajian hasil analisis
- Penyusunan rekomendasi strategis untuk pengembangan SDM
FAQ (Frequently Asked Questions) – Training Need Analysis (TNA) 2026–2027
1. Apa itu Training Need Analysis (TNA)?
TNA adalah proses identifikasi kebutuhan pelatihan untuk mengetahui kesenjangan antara kompetensi yang dimiliki pegawai saat ini dengan kompetensi yang dibutuhkan dalam pekerjaan dan pencapaian target organisasi.2. Mengapa TNA perlu dilakukan?
TNA membantu organisasi merancang program pelatihan yang tepat sasaran, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan pengembangan kompetensi pegawai.3. Siapa yang perlu mengisi atau berpartisipasi dalam TNA?
Seluruh pegawai, atasan langsung, serta pihak terkait yang memiliki peran dalam pengembangan kompetensi dan peningkatan kinerja organisasi.4. Bagaimana cara pengumpulan data TNA dilakukan?
Data dapat dikumpulkan melalui kuesioner, survei, wawancara, diskusi kelompok (FGD), evaluasi kinerja, dan analisis kebutuhan jabatan.5. Apakah semua kebutuhan pelatihan yang diusulkan akan direalisasikan?
Tidak semua usulan dapat langsung direalisasikan. Prioritas pelatihan akan ditentukan berdasarkan urgensi kebutuhan, kesenjangan kompetensi, ketersediaan anggaran, dan tujuan strategis organisasi.6. Apa manfaat TNA bagi pegawai?
TNA membantu pegawai memperoleh kesempatan pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan dan rencana pengembangan karier.7. Kapan hasil TNA 2026–2027 akan digunakan?
Hasil TNA akan menjadi dasar penyusunan program pelatihan dan pengembangan kompetensi selama periode 2026–2027.8. Apakah data yang diberikan dalam TNA bersifat rahasia?
Ya. Data yang dikumpulkan akan digunakan untuk keperluan analisis kebutuhan pelatihan dan dikelola sesuai ketentuan yang berlaku.9. Bagaimana jika saya memiliki kebutuhan pelatihan yang tidak tercantum dalam formulir?
Peserta dapat menuliskan kebutuhan pelatihan tambahan pada kolom saran atau masukan yang tersedia dalam instrumen TNA.10. Siapa yang dapat dihubungi jika terdapat pertanyaan terkait TNA?
Silakan menghubungi tim pengelola SDM, bagian pelatihan, atau PIC yang ditunjuk oleh organisasi untuk pelaksanaan TNA 2026–2027.
Kontribusi Pelaksanaan:
- Biaya Kontribusi per peserta/orang sebesar: Rp. 6.000.000,- ( Enam Juta Rupiah), dan sudah termasuk Penginapan Hotel 1 kamar untuk 1 peserta ( Singel Bed) Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
- Biaya Kontribusi per peserta/orang sebesar: Rp. 5.000.000,- ( Lima Juta Rupiah ), dan sudah termasuk Penginapan Hotel 1 kamar untuk 2 peserta (Twin Bed) Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
- Biaya Kontribusi Paket Non Penginapan per peserta/orang sebesar: Rp. 4.000.000,- ( EmpatJuta Rupiah , Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
- Kegiatan dapat berupa IN-HOUSE TRAINING (dilaksanakan di ruang meeting Instansi peserta) dengan Minimal 8 Peserta.
FASILITAS PESERTA:
- Sertifikat Pelatihan dari Prima Pelatihan Indonesia ;
- Hardcopy, Modul dan Flashdisk;
- Penginapan Hotel 4 hari 3 malam (Sesuai paket permintaan);
- Konsumsi Dinner & Lunch, Coffee Break;
- Seminar Kit;
- ID Card Peserta dan Tas Pelatihan Eksklusif;
- Jaket
- Penjemputan Bandara ke Hotel Minimal
INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI
Pendaftaran dapat Menghubungi Contact Person Panitia Pelaksana di No. HP/Whatsapp: 0813-8111-1657
Besar harapan kami atas permohonan ini, dapat ditindaklanjuti, demikian kami sampaikan, atas perhatian dan keikutsertaannya, kami ucapkan Terima Kasih