Bimtek & Training
Training CSR di Bidang Kesehatan Masyarakat Terbaru 2026-2027
Training CSR di Bidang Kesehatan Masyarakat 2026-2027
Deskripsi
Training CSR di Bidang Kesehatan Masyarakat 2026–2027 dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam merancang, mengimplementasikan, serta mengevaluasi program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Dalam era transformasi ESG dan Sustainable Development Goals (SDGs), sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama bagi perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang nyata, terukur, dan berkelanjutan.
Pelatihan Training CSR di Bidang Kesehatan Masyarakat 2026–2027 ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep CSR di bidang kesehatan, mulai dari identifikasi masalah kesehatan masyarakat, analisis kebutuhan (health needs assessment), hingga penyusunan program intervensi yang efektif. Peserta akan mempelajari berbagai bentuk program CSR kesehatan, seperti edukasi kesehatan, pencegahan penyakit, peningkatan gizi masyarakat, kesehatan ibu dan anak, sanitasi lingkungan, penyediaan layanan kesehatan dasar, serta program promotif dan preventif berbasis komunitas.
Selain itu, pelatihan Training CSR di Bidang Kesehatan Masyarakat 2026–2027 ini juga membahas strategi stakeholder engagement dengan fasilitas kesehatan, pemerintah daerah, tenaga medis, serta komunitas lokal untuk memastikan keberhasilan implementasi program. Peserta akan dibekali kemampuan dalam menyusun indikator keberhasilan, melakukan monitoring dan evaluasi, serta mengukur dampak sosial melalui pendekatan seperti Social Impact Assessment dan Key Performance Indicator (KPI) kesehatan.
Metode pembelajaran meliputi presentasi interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan workshop penyusunan rencana aksi sehingga peserta dapat mengaplikasikan teori ke dalam praktik nyata. Pelatihan ini sangat relevan bagi praktisi CSR, Sustainability Officer, Community Development Officer, Public Relations, instansi pemerintah, lembaga kesehatan, serta organisasi sosial yang terlibat dalam program kesehatan masyarakat.
Setelah mengikuti pelatihan Training CSR di Bidang Kesehatan Masyarakat 2026–2027 ini, peserta diharapkan mampu merancang program CSR kesehatan yang inovatif, inklusif, berbasis kebutuhan masyarakat, serta selaras dengan strategi perusahaan dan tujuan pembangunan berkelanjutan untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.
Tujuan Training CSR di Bidang Kesehatan Masyarakat 2026-2027
- Memahami konsep, prinsip, dan ruang lingkup Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang kesehatan masyarakat.
- Menjelaskan keterkaitan program CSR kesehatan dengan ESG (Environmental, Social, and Governance) serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya bidang kesehatan.
- Melakukan analisis kebutuhan kesehatan masyarakat (health needs assessment) secara sistematis dan berbasis data.
- Mengidentifikasi permasalahan utama kesehatan masyarakat sebagai dasar penyusunan program CSR yang tepat sasaran.
- Merancang program CSR kesehatan yang efektif, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan komunitas serta kebijakan pemerintah.
- Mengembangkan berbagai inisiatif program kesehatan, seperti edukasi kesehatan, pencegahan penyakit, peningkatan gizi, sanitasi lingkungan, serta kesehatan ibu dan anak.
- Membangun dan mengelola kolaborasi dengan stakeholder seperti fasilitas kesehatan, pemerintah daerah, tenaga medis, dan komunitas lokal.
- Menyusun indikator keberhasilan (KPI) serta melakukan monitoring dan evaluasi program CSR kesehatan secara terukur.
- Mengukur dampak sosial program kesehatan melalui pendekatan Social Impact Assessment dan metode evaluasi lainnya.
- Menyusun rencana aksi implementasi CSR di bidang kesehatan yang dapat diterapkan secara nyata di organisasi untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
Materi Training CSR di Bidang Kesehatan Masyarakat 2026-2027
1. Konsep Dasar CSR di Bidang Kesehatan
- Pengertian dan ruang lingkup CSR kesehatan
- Peran perusahaan dalam peningkatan kesehatan masyarakat
- Keterkaitan CSR dengan ESG dan SDGs (khususnya SDG 3: Good Health and Well-being)
- Prinsip Creating Shared Value (CSV) dalam kesehatan
2. Analisis Kebutuhan Kesehatan Masyarakat
- Health Needs Assessment (HNA)
- Identifikasi masalah kesehatan prioritas
- Pengumpulan dan analisis data kesehatan komunitas
- Penentuan target intervensi program
3. Stakeholder Engagement dalam Program Kesehatan
- Identifikasi stakeholder kesehatan
- Kolaborasi dengan puskesmas, rumah sakit, dinas kesehatan, dan NGO
- Strategi komunikasi dan koordinasi lintas sektor
- Pemberdayaan masyarakat dalam program kesehatan
4. Perencanaan Program CSR Kesehatan
- Penyusunan tujuan dan sasaran program
- Penyusunan Logical Framework (Logframe)
- Perancangan indikator keberhasilan (KPI)
- Penyusunan anggaran dan rencana implementasi
5. Implementasi Program CSR Kesehatan
- Program edukasi kesehatan masyarakat
- Pencegahan dan pengendalian penyakit (preventif & promotif)
- Program gizi dan kesehatan ibu-anak
- Sanitasi dan kesehatan lingkungan
- Program layanan kesehatan berbasis komunitas
- Kampanye perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
6. Monitoring, Evaluasi, dan Pengukuran Dampak
- Monitoring pelaksanaan program kesehatan
- Evaluasi efektivitas program CSR
- Social Impact Assessment di bidang kesehatan
- Pengukuran outcome dan impact program
- Pelaporan kinerja CSR kesehatan
7. Manajemen Risiko Program Kesehatan
- Identifikasi risiko kesehatan masyarakat
- Mitigasi risiko implementasi program
- Keberlanjutan program CSR kesehatan
- Exit strategy program
8. Pelaporan dan Komunikasi Program CSR
- Penyusunan laporan CSR kesehatan
- Dokumentasi program dan data kesehatan
- Komunikasi hasil kepada stakeholder
- Pelaporan keberlanjutan (sustainability reporting)
9. Best Practices CSR Kesehatan
- Studi kasus program CSR kesehatan perusahaan
- Praktik terbaik program kesehatan berbasis komunitas
- Inovasi digital dalam CSR kesehatan
- Kolaborasi multipihak dalam program kesehatan
10. Workshop dan Studi Kasus
- Simulasi penyusunan program CSR kesehatan
- Analisis kasus implementasi di lapangan
- Penyusunan stakeholder engagement plan
- Penyusunan rencana aksi (action plan)
Faq Training CSR di Bidang Kesehatan Masyarakat 2026-2027Training CSR di Bidang Kesehatan Masyarakat 2026-2027
1. Apa tujuan utama pelatihan ini?
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi program CSR di bidang kesehatan masyarakat yang efektif, terukur, dan berkelanjutan.
2. Siapa yang dapat mengikuti pelatihan ini?
Pelatihan ini ditujukan untuk praktisi CSR, Sustainability Officer, Community Development Officer, Public Relations, Corporate Communication, HSE, instansi pemerintah, tenaga kesehatan, NGO, serta pihak lain yang terlibat dalam program kesehatan masyarakat.
3. Apakah pelatihan ini memerlukan latar belakang medis?
Tidak. Pelatihan ini terbuka untuk semua peserta, baik dari latar belakang kesehatan maupun non-kesehatan, karena materi disampaikan secara praktis dan mudah dipahami.
4. Materi apa saja yang akan dipelajari?
Peserta akan mempelajari konsep CSR kesehatan, analisis kebutuhan kesehatan masyarakat, perencanaan program, stakeholder engagement, implementasi program kesehatan, monitoring dan evaluasi, pengukuran dampak, serta pelaporan CSR.
5. Program kesehatan apa saja yang dibahas?
Pelatihan mencakup berbagai program seperti edukasi kesehatan, pencegahan penyakit, gizi masyarakat, kesehatan ibu dan anak, sanitasi lingkungan, PHBS, dan layanan kesehatan berbasis komunitas.
6. Metode pelatihan seperti apa yang digunakan?
Metode pembelajaran meliputi presentasi interaktif, diskusi, studi kasus, simulasi, workshop, dan penyusunan rencana aksi agar peserta dapat langsung mengaplikasikan materi.
7. Berapa lama durasi pelatihan?
Pelatihan dapat dilaksanakan selama 2 hari (14 jam efektif) atau 3 hari (21 jam efektif), sesuai kebutuhan organisasi atau peserta.
8. Apakah pelatihan ini bisa dilakukan secara online?
Ya. Pelatihan tersedia dalam format online, offline (tatap muka), maupun hybrid sesuai kebutuhan penyelenggara.
9. Apakah peserta mendapatkan sertifikat?
Ya. Peserta yang mengikuti pelatihan sesuai ketentuan akan mendapatkan sertifikat resmi sebagai bukti partisipasi.
10. Apa manfaat setelah mengikuti pelatihan ini?
Peserta akan mampu merancang program CSR kesehatan yang tepat sasaran, membangun kolaborasi dengan stakeholder, mengukur dampak sosial, serta meningkatkan efektivitas program CSR di bidang kesehatan masyarakat.
Kontribusi Pelaksanaan:
- Biaya Kontribusi per peserta/orang sebesar: Rp. 6.000.000,- ( Enam Juta Rupiah), dan sudah termasuk Penginapan Hotel 1 kamar untuk 1 peserta ( Singel Bed) Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
- Biaya Kontribusi per peserta/orang sebesar: Rp. 5.000.000,- ( Lima Juta Rupiah ), dan sudah termasuk Penginapan Hotel 1 kamar untuk 2 peserta (Twin Bed) Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
- Biaya Kontribusi Paket Non Penginapan per peserta/orang sebesar: Rp. 4.000.000,- ( EmpatJuta Rupiah , Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
- Kegiatan dapat berupa IN-HOUSE TRAINING (dilaksanakan di ruang meeting Instansi peserta) dengan Minimal 8 Peserta.
FASILITAS PESERTA:
- Sertifikat Pelatihan dari Prima Pelatihan Indonesia ;
- Hardcopy, Modul dan Flashdisk;
- Penginapan Hotel 4 hari 3 malam (Sesuai paket permintaan);
- Konsumsi Dinner & Lunch, Coffee Break;
- Seminar Kit;
- ID Card Peserta dan Tas Pelatihan Eksklusif;
- Jaket
- Penjemputan Bandara ke Hotel Minimal
INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI
Pendaftaran dapat Menghubungi Contact Person Panitia Pelaksana di No. HP/Whatsapp: 0813-8111-1657
Besar harapan kami atas permohonan ini, dapat ditindaklanjuti, demikian kami sampaikan, atas perhatian dan keikutsertaannya, kami ucapkan Terima Kasih