ISO Series

TRAINING RISK MANAGEMENT & ASSESSMENT ISO 31000 & ISO 31010 TERPADU 2026

TRAINING RISK MANAGEMENT & ASSESSMENT ISO 31000 & ISO 31010 TERPADU 2026

TRAINING RISK MANAGEMENT & ASSESSMENT ISO 31000 & ISO 31010 TERPADU 2026

Deskripsi

Pelatihan Risk Management & Assessment ISO 31000 & ISO 31010 Terpadu 2026 dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman komprehensif mengenai prinsip, kerangka kerja, dan proses manajemen risiko berdasarkan standar internasional International Organization for Standardization (ISO) ISO 31000 serta teknik penilaian risiko yang mengacu pada ISO 31010. Program ini membantu organisasi mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan menangani risiko secara sistematis guna mendukung pencapaian tujuan strategis, operasional, dan kepatuhan.

Peserta akan mempelajari konsep dasar manajemen risiko, penetapan konteks, identifikasi risiko, analisis dampak dan kemungkinan, evaluasi risiko, serta strategi pengendalian dan mitigasi yang efektif. Selain itu, pelatihan membahas berbagai metode risk assessment yang umum digunakan, seperti SWOT Analysis, FMEA, HAZOP, Bow Tie Analysis, Fault Tree Analysis, dan teknik lainnya sesuai kebutuhan organisasi.

Melalui studi kasus, diskusi interaktif, dan latihan praktis, peserta akan memperoleh keterampilan untuk menerapkan proses manajemen risiko yang terintegrasi ke dalam tata kelola, pengambilan keputusan, dan sistem manajemen perusahaan. Pelatihan ini sangat sesuai bagi manajer, supervisor, auditor, praktisi risiko, personel kepatuhan, serta profesional yang terlibat dalam pengelolaan risiko di berbagai sektor industri. Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan risiko dan memperkuat ketahanan organisasi terhadap berbagai ketidakpastian bisnis.

TUJUAN TRAINING RISK MANAGEMENT & ASSESSMENT ISO 31000 & ISO 31010 TERPADU 2026

  • Memahami prinsip, kerangka kerja, dan proses manajemen risiko berdasarkan standar ISO 31000.
  • Memahami hubungan antara manajemen risiko dan pencapaian tujuan organisasi.
  • Mengidentifikasi berbagai sumber risiko yang dapat memengaruhi operasional, proyek, maupun strategi organisasi.
  • Melakukan analisis dan evaluasi risiko secara sistematis menggunakan pendekatan yang tepat.
  • Memilih dan menerapkan metode penilaian risiko sesuai panduan ISO 31010.
  • Menyusun rencana perlakuan (risk treatment) dan mitigasi risiko yang efektif.
  • Mengembangkan risk register dan dokumentasi risiko yang terstruktur.
  • Mengintegrasikan manajemen risiko ke dalam tata kelola, proses bisnis, dan pengambilan keputusan.
  • Melakukan pemantauan, pelaporan, dan perbaikan berkelanjutan terhadap pengelolaan risiko

MATERI TRAINING RISK MANAGEMENT & ASSESSMENT ISO 31000 & ISO 31010 TERPADU 2026

Modul 1: Fundamental Risk Management

  • Konsep dasar risiko dan manajemen risiko
  • Terminologi dan definisi penting
  • Manfaat penerapan manajemen risiko
  • Tren dan tantangan pengelolaan risiko modern

Modul 2: Pengenalan ISO 31000

  • Struktur dan ruang lingkup ISO 31000
  • Prinsip-prinsip manajemen risiko
  • Framework manajemen risiko
  • Integrasi risiko ke dalam organisasi

Modul 3: Proses Manajemen Risiko

  • Communication & Consultation
  • Scope, Context & Criteria
  • Risk Identification
  • Risk Analysis
  • Risk Evaluation
  • Risk Treatment
  • Monitoring & Review
  • Recording & Reporting

Modul 4: Teknik Risk Assessment Berdasarkan ISO 31010

  • Overview ISO 31010
  • Pemilihan teknik penilaian risiko
  • Kelebihan dan keterbatasan masing-masing metode

Modul 5: Metode Identifikasi Risiko

  • Brainstorming
  • Checklist Analysis
  • Structured Interview
  • Delphi Technique
  • SWOT Analysis
  • PESTLE Analysis

Modul 6: Metode Analisis Risiko

  • Risk Matrix
  • FMEA (Failure Mode and Effects Analysis)
  • HAZOP (Hazard and Operability Study)
  • What-If Analysis
  • Bow Tie Analysis
  • Cause and Consequence Analysis

Modul 7: Teknik Analisis Lanjutan

  • Fault Tree Analysis (FTA)
  • Event Tree Analysis (ETA)
  • Root Cause Analysis (RCA)
  • Monte Carlo Simulation (pengantar)
  • Scenario Analysis

Modul 8: Penyusunan Risk Register

  • Struktur dan format risk register
  • Penentuan risk owner
  • Penilaian risiko inheren dan residual
  • Prioritas penanganan risiko

Modul 9: Risk Treatment & Mitigation Plan

  • Strategi menghindari risiko (avoid)
  • Mengurangi risiko (reduce)
  • Berbagi risiko (share/transfer)
  • Menerima risiko (accept)
  • Penyusunan action plan

Modul 10: Workshop dan Studi Kasus

  • Simulasi identifikasi risiko
  • Penyusunan risk register
  • Analisis risiko menggunakan beberapa metode ISO 31010
  • Penyusunan rencana mitigasi
  • Presentasi hasil kelompok dan evaluasi

Metode Pelatihan

  • Presentasi interaktif
  • Diskusi dan tanya jawab
  • Studi kasus
  • Simulasi dan workshop
  • Latihan penyusunan risk register
  • Evaluasi hasil pembelajaran

Target Peserta

  • Risk Manager dan Risk Officer
  • Internal Auditor
  • Compliance Officer
  • Quality Manager
  • Project Manager
  • HSE Officer
  • Supervisor dan Manajer Operasional
  • Tim GRC (Governance, Risk & Compliance)
  • Konsultan dan praktisi manajemen risiko
  • Profesional yang terlibat dalam pengelolaan risiko organisasi.

PT Prima Pelatihan Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang training, sertifikasi, dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia untuk kebutuhan profesional maupun korporasi. Kami menyediakan berbagai program pelatihan berkualitas yang dirancang sesuai perkembangan industri, regulasi, dan kebutuhan dunia kerja modern. Didukung oleh trainer berpengalaman dan praktisi profesional, PT Prima Pelatihan Indonesia berkomitmen membantu individu serta perusahaan meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan daya saing. Program yang tersedia mencakup pelatihan teknis, manajemen, legal, K3, sertifikasi profesi, hingga pengembangan soft skills. Dengan metode pembelajaran interaktif dan aplikatif, kami menghadirkan solusi pelatihan yang efektif, profesional, dan terpercaya di Indonesia Untuk Memahami Hal Tersebut Kami Meyelengarakan TRAINING RISK MANAGEMENT & ASSESSMENT ISO 31000 & ISO 31010 TERPADU 2026

Kontribusi Pelaksanaan:

  • Biaya Kontribusi per peserta/orang sebesar: Rp. 6.000.000,- ( Enam Juta Rupiah), dan sudah termasuk Penginapan Hotel 1 kamar untuk 2 peserta (Twin Bed) Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
  • Biaya Kontribusi per peserta/orang sebesar: Rp. 5.000.000,- ( Lima Juta Rupiah ), dan sudah termasuk Penginapan Hotel 1 kamar untuk 2 peserta (Twin Bed) Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
  • Biaya Kontribusi Paket Non Penginapan per peserta/orang sebesar: Rp. 4.000.000,- ( EmpatJuta Rupiah ,  Konsumsi Lunch & Dinner, Coffee Break.
  • Kegiatan dapat berupa IN-HOUSE TRAINING (dilaksanakan di ruang meeting Instansi peserta) dengan Minimal 8 Peserta.

FASILITAS PESERTA:

  • Sertifikat Pelatihan dari Prima Pelatihan Indonesia ;
  • Hardcopy, Modul dan Flashdisk;
  • Penginapan Hotel 4 hari 3 malam (Sesuai paket permintaan);
  • Konsumsi Dinner & Lunch, Coffee Break;
  • Seminar Kit;
  • ID Card Peserta dan Tas Pelatihan Eksklusif;
  • Jaket
  • Penjemputan Bandara ke Hotel Minimal

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI 

Pendaftaran dapat Menghubungi Contact Person Panitia Pelaksana di No. HP/Whatsapp: 0813-8111-1657

Besar harapan kami atas permohonan ini, dapat ditindaklanjuti, demikian kami sampaikan, atas perhatian dan keikutsertaannya, kami ucapkan Terima Kasih

FAQ – Training Risk Management & Assessment ISO 31000 & ISO 31010 Terpadu 2026

1. Apa itu ISO 31000?

ISO 31000 adalah standar internasional yang memberikan pedoman mengenai prinsip, kerangka kerja, dan proses manajemen risiko untuk membantu organisasi mengelola ketidakpastian secara efektif.

2. Apa itu ISO 31010?

ISO 31010 adalah standar yang berisi panduan teknik dan metode penilaian risiko (risk assessment) yang dapat digunakan untuk mendukung proses manajemen risiko sesuai ISO 31000.

3. Mengapa organisasi perlu menerapkan manajemen risiko?

Manajemen risiko membantu organisasi mengidentifikasi potensi ancaman dan peluang, meningkatkan kualitas keputusan, meminimalkan kerugian, serta mendukung pencapaian tujuan bisnis secara berkelanjutan.

4. Apa manfaat mengikuti pelatihan ini?

Peserta akan memperoleh pemahaman praktis mengenai identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, penyusunan risk register, dan pengembangan strategi mitigasi yang dapat langsung diterapkan di tempat kerja.

5. Siapa target peserta pelatihan ini?

Pelatihan ditujukan bagi manajer, supervisor, auditor internal, personel compliance, project manager, HSE officer, quality manager, tim GRC, dan profesional yang terlibat dalam pengelolaan risiko.

6. Apakah pelatihan ini cocok untuk pemula?

Ya. Materi disusun secara bertahap mulai dari konsep dasar hingga penerapan teknik penilaian risiko yang lebih lanjut.

7. Apakah ada studi kasus dalam pelatihan?

Ya. Peserta akan mempelajari studi kasus dan mengikuti workshop untuk mempraktikkan identifikasi, analisis, evaluasi, serta mitigasi risiko.

8. Apa saja teknik risk assessment yang dibahas?

Beberapa teknik yang dibahas meliputi:

  • Risk Matrix
  • SWOT Analysis
  • FMEA
  • HAZOP
  • Bow Tie Analysis
  • What-If Analysis
  • Fault Tree Analysis (FTA)
  • Event Tree Analysis (ETA)
  • Root Cause Analysis (RCA)

9. Apakah peserta belajar membuat Risk Register?

Ya. Peserta akan mempelajari cara menyusun risk register, menentukan tingkat risiko, menetapkan risk owner, dan membuat rencana tindak lanjut.

10. Apa perbedaan risiko inheren dan risiko residual?

Risiko inheren adalah tingkat risiko sebelum adanya pengendalian, sedangkan risiko residual adalah tingkat risiko yang tersisa setelah pengendalian atau mitigasi diterapkan.

11. Apakah pelatihan membahas mitigasi risiko?

Ya. Peserta akan mempelajari berbagai strategi perlakuan risiko, seperti menghindari, mengurangi, mentransfer, dan menerima risiko.

12. Apakah standar ini dapat diterapkan pada semua sektor industri?

Ya. ISO 31000 dan ISO 31010 bersifat universal sehingga dapat diterapkan pada sektor manufaktur, konstruksi, pertambangan, energi, kesehatan, keuangan, teknologi informasi, pemerintahan, dan jasa.

13. Apakah pelatihan ini mendukung implementasi GRC?

Ya. Manajemen risiko merupakan salah satu pilar utama dalam pendekatan Governance, Risk & Compliance (GRC), sehingga pelatihan ini sangat relevan untuk mendukung implementasi GRC.

14. Bagaimana metode pembelajaran yang digunakan?

Metode pelatihan meliputi presentasi interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, workshop, latihan penyusunan risk register, dan evaluasi pembelajaran.

15. Sertifikat apa yang diberikan kepada peserta?

Peserta yang mengikuti pelatihan akan memperoleh Sertifikat Kehadiran (Certificate of Attendance) sebagai bukti partisipasi dalam program pelatihan.